Langsung ke konten utama

Enak Juga Jus Sayurnya



Enak Juga Jus Sayurnya


Pengenalan kebiasaan makan buah dan sayur merupakan salah satu family project di keluarga kami. Sejak anak-anak sudah mengenal MPASi saya sudah mengenalkan rasa buah dan sayur. Pengenalan buah bukan hal yang sulit karena biasanya rasa buah manis dan rasanya segar. Nah mengenai pengenalan sayur ini terkadang menjadi PR tersendiri bagi saya.

Salah satu cara yang kami lakukan dalam pengenalan sayur adalah dengan cara memberi contoh langsung kepada anak-anak. Saya dan suami merupakan herbivor sejati. Hampir semua daun kami makan, kecuali daun pintu dan daun jendela saja he..he.. Namun ternyata memberi contoh saja tidak cukup. Selain membuat variasi masakan sayur menjadi aneka jenis masakan, dicampur dengan bahan lain seperti dibuat nugget dan agar-agar sayuran, saya dan suami juga melibatkan anak-anak dalam memasak dan menyiapkan makanan.

Selain mengenalkan sayuran yang sudah matang dalam bentuk masakan, saya juga mencoba mengenalkan sayuran dimakan mentah (raw food). Sayuran dikenal memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral, namun mudah rusak kandungannya akibat proses memasak yang terlalu lama. Oleh karena itu untuk mendapatkan lebih banyak manfaat sayur, kita bisa memakannya dalam kondisi sayur masih mentah. Cara memakannya bisa dengan lalapan maupun dibuat jus sayur. Kakak Ts maupun adik Fd sudah bisa makan sayur mentah seperti mentimun dan tomat. Untuk jus sayur saya mencoba jus brokoli dan jus sawi.

Kali pertama saya membuat jus sayur, Kakak Ts bertanya jus apakah itu. Saya memberitahu bahwa itu jus sawi dan nanas. Hasilnya rasa cukup enak dan menyegarkan. Kali kedua saya membuat jus sayur brokoli dan apel. Setelah mencoba ternyata komentar Kakak Ts “enak Bun.” He..he.. ternyata memang enak. Waktu lainnya saya mencampur jus jambu dengan wortel. Hasilnya pun cukup enak. Alhamdulillah ternyata makan sayuran mentah bisa juga enak dan menyenangkan ya..


#Day5
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laman Memanfaatkan Toilet Rollpaper

Laman Memanfaatkan Toilet Rollpaper Sebelum ikut kelas #belajarzerowaste yang dikelola oleh Ibu Dini DK Wardhani, saya biasa mengkonsumsi tisu gulungan dalam jumlah lumayan banyak. Awalnya saya menyimpan gulungan tisue ( rollpaper) tersebut. Lama kelamaan jumlah rollpaper semakin banyak. Saya menyimpannya karena saya pikir pasti bisa digunakan untuk membuat prakarya bersama anak. Saat ada waktu senggang saya dan anak memanfaatkan rollpaper tersebut untuk membuat tempat pensil dan pernik-pernik. Rollpaper dibungkus kertas kado dan dilem di atas karton. Namun ternyata rollpaper bisa juga dimanfaatkan untuk berbagai bentuk yang lain yang unik dan lucu. Selain memanfaatkan sisa rollpaper , aktivitas ini bisa menjadi sarana bermain dan belajar dengan anak.   Ada beberapa laman yang bisa kita kunjungi lho untuk memanfaatkan rollpaper menjadi bentuk unik dan bermanfaat. 1.     https://casaydiseno.com/manualidades-con-rollo-de...

Aku aja yang Mencuci Piring

Aku aja yang Mencuci Piring Mulai sekarang tampaknya mencuci piring sudah mulai menjadi kebiasaan bagi Kakak Ts.   Namun Ayah yang biasanya bertugas mencuci piring masih belum terbiasa alias suka lupa. Ayah segera mencuci piring yang berserakan di meja dapur. Mungkin Ayah tidak tahan dan berpikir segera menyelesaikan tugasnya dan bisa segera juga beranjak melakukan pekerjaan lainnya. Seperti kejadian sore kemarin, saat saya menemani Adik Fd dan Kakak Ts bermain, Ayah mencuci piring di dapur. Tidak berapa lama kemudian, Kakak Ts berseru “Yah, sini aku aja yang mencuci piringnya”. “Oya, ini tugas Kakak ya”, kata Ayah. “Baiklah, lanjutkan” kata Ayah dengan senang hati pekerjaannya digantikan oleh putri sulungnya. Alhamdulillah kebiasaan melatih kemandirian dengan mencuci piring sudah mulai berjalan baik. Semoga saja bisa seperti ini terus ya Kakak Ts. Semangat Nak.   #Level2 #BunsayIIP #MelatihKemandirian #Tantangan10hari #Day4

Dongeng si Tompel (1)

Dongeng si Tompel (1) Adik yang baru berumur 2 tahun ssangat senang jika dibacakan cerita atau didongengi. Kali ini saya mengarang cerita berdasarkan gambar yang ada di halaman belakang Bobo Junior. Gambar yang terdiri dari 4 gambar berurutan tanpa teks membuat saya berkreasi mengarang membuat cerita. Salah satu dongeng Tompel favorit adik adalah cerita si Tompel saat bermain bola sendiri. Di sampingnya ada ikan di akuarium memperhatikannya. Kemudian bola si Tompel masuk ke dalam akuarium. Blup...suara bola mengagetkansi ikan. Ikan merasa kesal dan ddengan sekuat tenaga ikan menyundul bola keluar akuarium dengan kepalanya. Wusss...bluss...bola masuk ke gawang. Tompel terkaget-kaget. Hi..ceritanya sederhana ya. Meski demikian adik sangat menyukainya. Dia menirukan gerakan menyundul bola dan selalu menyukai cerita itu. #Tantangan10hari #Level10 #KuliahBunsayIIP #GrabYourImagination